Rabu, 25 Maret 2015

Untuk Sahabat

Telah kemana senyummu yang dulu manis itu?
Kenapa bibir yang seksi itu kau tekuk?
Kenapa pula kau menghamburkan air dalam matamu?

Sahabat, ketahuilah...
Kau lebih menawan dengan senyum itu
Kau lebih menggoda dengan sorot mata yang cerah itu
Akan ada antrian panjang para pria yang bersedia memuliakanmu
Dan panjangnya antrian itu melebihi kenangan masa lalumu

Berhentilah menghukum diri dengan terus mengenang masa lalu
Berhentilah menyulut luka dengan terus menutup diri
Dunia sebenarnya jauh lebih indah bila kau mau membuka jendela
Lihat, keluar, dan berlari lah!

Sebelum kau tertinggal...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga Satu