Pada suatu malam ia datang, mengendarai motor tua kesayangannya, menembus keramaian.
"Ayah kemana aja" tanyaku, "Ada aja" jawabnya singkat, seutas senyum menghias di wajahnya.
Tak lama aku terjaga, mendapati tubuhku terbaring di atas tempat tidur, sepi, hanya mimpi. Tak ada Ayah.
Sementara motor tua kesayangannya masih berdiri di tempatnya, berdebu, menunggu Tuan baru.
***