Senin, 15 Oktober 2018

Malam ini, ada sesuatu yang tak bisa dijelaskan dengan kata, seperti biasa. Keadaan seperti sedang bermain-main dengan perasaan saya.

Andai resah ini berwujud, mungkin sudah sedari tadi saya tuang ke dalam cangkir, tinggal tambahkan air panas dan sedikit gula. Rasanya sudah pastilah berbeda.

Tuan mau mencoba?


***

Selasa, 02 Oktober 2018

Saya menawarkan solusi, dia malah berasumsi... Ah manusia, ada-ada saja...

Kamis, 27 September 2018

Satu fakta yang saya peroleh, usai habisnya secangkir teh hijau panas malam ini. Bahwa rasa manis masih dapat kita cecap bahkan pada sesuatu yang pahit sekalipun.

***

Pemikiran

Salah satu dari sekian banyak pahlawan pangan yang saya temui hari ini. Pak Emad. Tinggal berdua bersama istri di rumah yang sangat sederhana, di pinggir sawah.
Menghabiskan masa tua dengan bertani dan beternak. Pemandangan yang sangat kontras di tengah ramainya debat kusir kaum millennial di ruang ber-AC yang dipertontonkan di layar kaca.



-Karawang 270918-

Sepeda

Ujung mataku menangkap sesuatu yang unik. Di rumah milik Pak Sulem. Petani yang ku kunjungi sore tadi.
Tepat berada di teras rumah.
Sepeda tua bersandar.

-Karawang 270918-

Jumat, 07 September 2018

Perbincangan apa yang membuatmu begitu intim dengan semesta?... Si Tuan Malam tak menjawab...

***

Sementara aku merangkai cerita, semesta sedang sibuk unjuk gigi... Dibuatnya malam teramat sunyi...

***

Bisakah kita berdamai? Setidaknya sampai kuhabiskan teh dalam cangkirku... Semesta bergeming...

***

Kau dimana, ketika si Tuan Malam terbalut gelap?... Aku meringkuk, berangan-angan, jawabku...

***

Kamis, 09 Agustus 2018

Kebun binatang

Saya hidup pada zaman dimana semua orang mengasumsikan dirinya benar. Perdebatan sengit kerap terjadi ketika membahas perhitungan mengenai angka-angka yang bahkan bukan haknya.
Beliau di atas siap menyambut dengan cakarnya. Sementara mereka di bawah tengah merongrong menunjukkan taring.
Sepertinya, saya tersesat di kebun binatang.




***

Jumat, 03 Agustus 2018

Dalam Ruang

Kau boleh memilihnya, tempat manapun yang kau suka.
Silahkan.


Di sudut kiri? Kursi disana sepertinya tidak begitu nyaman. 
Di sudut kanan? Meja disana sepertinya sedikit berdebu. 
Di sisi dinding? Ah, tidak. Warna dindingnya tidak cocok denganmu. 
Di sisi jendela? Jangan! Kau tak akan nyaman. 
Atau di tengah ruang? Sepertinya kau takkan suka, terlalu mencolok.


Barangkali kau ingin duduk di depanku?
Kursinya nyaman, mejanya tidak berdebu, dan pastinya pemandangan di depanku akan lebih bagus. 
Atau mungkin kau berkenan duduk di sampingku?
Aku tak keberatan berbagi minuman denganmu.

Silahkan pilih.



***

-Kantuk-

Aku terkatuk
Menunggu kantuk yang tak kunjung mengetuk
Menjelajah pikir di dalam tabir
Tak terucap syair

Detak waktu menggema dalam ruang
Membungkus asa yang mengembang
Bimbang pun datang
Niscaya malam terasa panjang

Aku masih terkatuk
Menunggu kantuk yang terkutuk



***

Listia Muji
Karawang, 03 Agustus 2018
00.27 wib

Rabu, 01 Agustus 2018

-Praha dalam Menunggu-

Sketsa wajahnya sedu sedan
Bergeming tanpa kata
Berdiri telanjang kaki
Sore itu, debur ombak seirama degup jantungnya
Batinnya menerka-nerka, tidakkah penantiannya sia-sia?

Senja seketika bisu
Praha masih menunggu

***

Selasa, 24 Juli 2018

Bunshin

Malam ini, aku ingin berdialog lebih lama. Membahas semua tentangku hari ini, esok, dan cita-cita serta masa depan yang ambigu.

"Kage bunshin no jutsu"
Listia, Muji, Rahayu, mari kita berdialog.

***



Karawang, 24 Juli 2018

Jumat, 13 Juli 2018

Tidur

Tidur, barangkali merupakan cara melarikan diri terbaik dari kesenjangan antara harapan dan kenyataan.

***

Minggu, 15 April 2018

Rumus

Tuhan, tidak adakah rumus jitu agar aku bisa mengerti jalan pikir mereka?
Tolonglah. Mereka menuntutnya.

Apakah rumusnya melibatkan bilangan prima? Aljabar? Hukum kekebalan energi? Atau statistik?
Ayolah.
Setidaknya beri aku kisi-kisi.

Rabu, 11 April 2018

Who are you?

Siapa kamu?
Pangeran berkuda yang datang menawarkan janji?
Malaikat tak bersayap yang datang menyuguhkan bingkai kebahagiaan?
Atau kamuflase dari sebuah ketidakpastian?

Minggu, 01 April 2018

Secret

Tuhan, malam ini aku ingin minta bocoran.
Apa rencanamu terhadap hidupku?
Aku hanya ingin sependapat denganmu.


Karawang, 1 April 2018

Rabu, 21 Maret 2018

Sejoli

Sore tadi, kembali kujumpai sejoli bermadu kasih. Di pinggir pematang, diantara rumpun padi.
Merona malu. Tersibak semilir angin.

Selasa, 16 Januari 2018

Kacau

Power ranger dilanda flu. Dunia kacau. Siang hari, anak-anak takut hantu. Pohon jambu diserang ayam. Anak kucing ditinggal bapaknya.

Muji (2018)

Sepulang Mengantar Sekolah

Obrolan apa yang dilakukan kucing kuning dan belang bergaris sepagi ini, di ruas jalan yang sepi?

Muji (2018)

Tiga Satu