Rabu, 01 Agustus 2018

-Praha dalam Menunggu-

Sketsa wajahnya sedu sedan
Bergeming tanpa kata
Berdiri telanjang kaki
Sore itu, debur ombak seirama degup jantungnya
Batinnya menerka-nerka, tidakkah penantiannya sia-sia?

Senja seketika bisu
Praha masih menunggu

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga Satu