Saya hidup pada zaman dimana semua orang mengasumsikan dirinya benar. Perdebatan sengit kerap terjadi ketika membahas perhitungan mengenai angka-angka yang bahkan bukan haknya.
Beliau di atas siap menyambut dengan cakarnya. Sementara mereka di bawah tengah merongrong menunjukkan taring.
Sepertinya, saya tersesat di kebun binatang.
***