Pada akhirnya kita semua berprasangka, saling menerka. Entah itu baik atau buruk.
Kebanyakan dari kita bersyukur saat suka. Ketika duka, semua disalahkan, disesali. Berprasangka buruk terhadap Tuhan, merutuki takdir.
Seakan alam semesta sedang berkonspirasi untuk mengutukmu menjadi pesakitan.
***