Rabu, 25 Maret 2015

ALUMNI HATI

Heii…
Alumni hati…
Aku seperti tak pernah kehabisan kata untukmu
Jemari ini dengan lincahnya menari di atas keyboard
Menuangkan kata yang tersirat dalam otak
Tentangmu, masih tentangmu…

Sungguh menyedihkan menjadi aku
Yang selalu berharap kau merindukanku
Saat sehelai bulu mata jatuh di pipi

Aku bukan sedang merajuk agar kau kembali
Karna apabila pagi ini kau menyeduh kembali kopi sisa semalam
Pasti rasanya tak akan sama
Tak ubahnya kisah ini

Tapi ada satu hal yang ingin ku tunjukkan padamu
Bahwa aku masih bisa tersenyum tanpamu
Dan jika suatu saat nanti kau merindukanku
Jangan salahkan aku bila rindu ini tak lagi milikmu



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tiga Satu