Heii…
Alumni
hati…
Aku seperti
tak pernah kehabisan kata untukmu
Jemari
ini dengan lincahnya menari di atas keyboard
Menuangkan
kata yang tersirat dalam otak
Tentangmu,
masih tentangmu…
Sungguh
menyedihkan menjadi aku
Yang
selalu berharap kau merindukanku
Saat
sehelai bulu mata jatuh di pipi
Aku bukan
sedang merajuk agar kau kembali
Karna
apabila pagi ini kau menyeduh kembali kopi sisa semalam
Pasti
rasanya tak akan sama
Tak
ubahnya kisah ini
Tapi
ada satu hal yang ingin ku tunjukkan padamu
Bahwa aku
masih bisa tersenyum tanpamu
Dan
jika suatu saat nanti kau merindukanku
Jangan
salahkan aku bila rindu ini tak lagi milikmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar